fakultas ekologi manusia

IPB Badge

Kenakalan Remaja

Ada seorang Ibu yang tinggal di Jakarta bercerita bahwa sejak maraknya kasus tawuran pelajar di Jakarta, Beliau mengambil inisiatif untuk mengantar dan menjemput anaknya yang sudah SMU, sebuah kebiasaan yang belum pernah Beliau lakukan sebelumnya. Bagaimana tidak ngeri, kalau pelajar yang tidak ikut-ikutan-pun ikut diserang ?

Mengapa para pelajar itu begitu sering tawuran, seakan-akan mereka sudah tidak memiliki akal sehat, dan tidak bisa berpikir mana yang berguna dan mana yang tidak ? Mengapa pula para remaja banyak yang terlibat narkoba dan seks bebas ? Apa yang salah dari semua ini ?

Seperti yang sudah diulas dalam artikel lain di situs ini, remaja adalah mereka yang berusia antara 12 – 21 tahun. Remaja akan mengalami periode perkembangan fisik dan psikis sebagai berikut :

  • Masa Pra-pubertas (12 – 13 tahun)
  • Masa pubertas (14 – 16 tahun)
  • Masa akhir pubertas (17 – 18 tahun)
  • Dan periode remaja Adolesen (19 – 21 tahun)

Masa pra-pubertas (12 – 13 tahun)

Masa ini disebut juga masa pueral, yaitu masa peralihan dari kanak-kanak ke remaja. Pada anak perempuan, masa ini lebih singkat dibandingkan dengan anak laki-laki. Pada masa ini, terjadi perubahan yang besar pada remaja, yaitu meningkatnya hormon seksualitas dan mulai berkembangnya organ-organ seksual serta organ-organ reproduksi remaja. Di samping itu, perkembangan intelektualitas yang sangat pesat jga terjadi pada fase ini. Akibatnya, remaja-remaja ini cenderung bersikap suka mengkritik (karena merasa tahu segalanya), yang sering diwujudkan dalam bentuk pembangkangan ataupun pembantahan terhadap orang tua, mulai menyukai orang dewasa yang dianggapnya baik, serta menjadikannya sebagai “hero” atau pujaannya. Perilaku ini akan diikuti dengan meniru segala yang dilakukan oleh pujaannya, seperti model rambut, gaya bicara, sampai dengan kebiasaan hidup pujaan tersebut.

Selain itu, pada masa ini remaja juga cenderung lebih berani mengutarakan keinginan hatinya, lebih berani mengemukakan pendapatnya, bahkan akan mempertahankan pendapatnya sekuat mungkin. Hal ini yang sering ditanggapi oleh orang tua sebagai pembangkangan. Remaja tidak ingin diperlakukan sebagai anak kecil lagi. Mereka lebih senang bergaul dengan kelompok yang dianggapnya sesuai dengan kesenangannya. Mereka juga semakin berani menentang tradisi orang tua yang dianggapnya kuno dan tidak/kurang berguna, maupun peraturan-peraturan yang menurut mereka tidak beralasan, seperti tidak boleh mampir ke tempat lain selepas sekolah, dan sebagainya. Mereka akan semakin kehilangan minat untuk bergabung dalam kelompok sosial yang formal, dan cenderung bergabung dengan teman-teman pilihannya. Misalnya, mereka akan memilih main ke tempat teman karibnya daripada bersama keluarga berkunjung ke rumah saudara.

Tapi, pada saat yang sama, mereka juga butuh pertolongan dan bantuan yang selalu siap sedia dari orang tuanya, jika mereka tidak mampu menjelmakan keinginannya. Pada saat ini adalah saat yang kritis. Jika orang tua tidak mampu memenuhi kebutuhan psikisnya untuk mengatasi konflik yang terjadi saat itu, remaja akan mencarinya dari orang lain. Orang tua harus ingat, bahwa masalah yang dihadapi remaja, meskipun bagi orang tua itu merupakan masalah sepele, tetapi bagi remaja itu adalah masalah yang sangat-sangat berat. Orang tua tidak boleh berpikir, “Ya ampun… itu kan hal kecil. Masa kamu tidak bisa menyelesaikannya ? Bodoh sekali kamu !”, dan sebagainya. Tetapi perhatian seolah-olah orang tua mengerti bahwa masalah itu berat sekali bagi remajanya, akan terekam dalam otak remaja itu bahwa orang tuanya adalah jalan keluar ang terbaik baginya. Ini akan mempermudah orang tua untuk mengarahkan perkembangan psikis anaknya.

Masa pubertas (14 – 16 tahun)

Masa ini disebut juga masa remaja awal, dimana perkembangan fisik mereka begitu menonjol. Remaja sangat cemas akan perkembangan fisiknya, sekaligus bangga bahwa hal itu menunjukkan bahwa ia memang bukan anak-anak lagi. Pada masa ini, emosi remaja menjadi sangat labil akibat dari perkembangan hormon-hormon seksualnya yang begitu pesat. Keinginan seksual juga mulai kuat muncul pada masa ini. Pada remaja wanita ditandai dengan datangnya menstruasi yang pertama, sedangkan pada remaja pris ditandai dengan datangnya mimpi basah yang pertama. Remaja akan merasa bingung dan malu akan hal ini, sehingga orang tua harus mendampinginya serta memberikan pengertian yang baik dan benar tentang seksualitas. Jika hal ini gagal ditangani dengan baik, perkembangan psikis mereka khususnya dalam hal pengenalan diri/gender dan seksualitasnya akan terganggu. Kasus-kasus gay dan lesbi banyak diawali dengan gagalnya perkembangan remaja pada tahap ini.

Di samping itu, remaja mulai mengerti tentang gengsi, penampilan, dan daya tarik seksual. Karena kebingungan mereka ditambah labilnya emosi akibat pengaruh perkembangan seksualitasnya, remaja sukar diselami perasaannya. Kadang mereka bersikap kasar, kadang lembut. Kadang suka melamun, di lain waktu dia begitu ceria. Perasaan sosial remaja di masa ini semakin kuat, dan mereka bergabung dengan kelompok yang disukainya dan membuat peraturan-peraturan dengan pikirannya sendiri.

Masa akhir pubertas (17 – 18 tahun)

Pada masa ini, remaja yang mampu melewati masa sebelumnya dengan baik, akan dapat menerima kodratnya, baik sebagai laki-laki maupun perempuan. Mereka juga bangga karena tubuh mereka dianggap menentukan harga diri mereka. Masa ini berlangsung sangat singkat. Pada remaja putri, masa ini berlangsung lebih singkat daripada remaja pria, sehingga proses kedewasaan remaja putri lebih cepat dicapai dibandingkan remaja pria. Umumnya kematangan fisik dan seksualitas mereka sudah tercapai sepenuhnya. Namun kematangan psikologis belum tercapai sepenuhnya.

Periode remaja Adolesen (19 – 21 tahun)

Pada periode ini umumnya remaja sudah mencapai kematangan yang sempurna, baik segi fisik, emosi, maupun psikisnya. Mereka akan mempelajari berbagai macam hal yang abstrak dan mulai memperjuangkan suatu idealisme yang didapat dari pikiran mereka. Mereka mulai menyadari bahwa mengkritik itu lebih mudah daripada menjalaninya. Sikapnya terhadap kehidupan mulai terlihat jelas, seperti cita-citanya, minatnya, bakatnya, dan sebagainya. Arah kehidupannya serta sifat-sifat yang menonjol akan terlihat jelas pada fase ini.

Kenakalan remaja

Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungan, seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri, dan sebagainya.

Mengatasi kenakalan remaja, berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut. Trauma-trauma dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Pertanyaannya : tugas siapa itu semua ? Orang tua-kah ? Sedangkan orang tua sudah terlalu pusing memikirkan masalah pekerjaan dan beban hidup lainnya. Saudaranya-kah ? Mereka juga punya masalah sendiri, bahkan mungkin mereka juga memiliki masalah yang sama. Pemerintah-kah ? Atau siapa ? Tidak gampang untuk menjawabnya. Tetapi, memberikan lingkungan yang baik sejak dini, disertai pemahaman akan perkembangan anak-anak kita dengan baik, akan banyak membantu mengurangi kenakalan remaja. Minimal tidak menambah jumlah kasus yang ada.


House of Sulastowo: Portal keluarga menuju sehat dan bahagia Portal keluarga menuju sehat dan bahagia * Home * About * Links You are here: Home » Anak-anak » Down Syndrome Down Syndrome admin | Apr 12, 2008 | 5 comments Down Syndrome / sindrom down merupakan kelainan kromosom yakni terbentuknya kromosom 21 (trisomy 21) akibat kegagalan sepasang kromosom untuk saling memisahkan diri saat terjadi pembelahan. Kelainan yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental anak ini pertama kali dikenal pada tahun 1866 oleh Dr. John Longdon Down. Karena ciri-ciri yang tampak aneh seperti tinggi badan yang relative pendek, kepala mengecil, hidung yang datar menyerupai orang Mongolia maka sering juga dikenal dengan Mongoloid. Pada tahun 1970-an para ahli dari Amerika dan Eropa merevisi nama dari kelainan yang terjadi pada anak tersebut dengan merujuk penemu pertama kali syndrome ini dengan istilah Down Syndrome dan hingga kini penyakit ini dikenal dengan istilah yang sama. Gejala Tanda-tanda yang muncul akibat Down syndrome dapat bervariasi mulai dari yang tidak tampak sama sekali, tampak minimal sampai muncul tanda yang khas. Tanda yang paling khas pada anak yang menderita Down Syndrome adalah adanya keterbelakangan perkembangan fisik dan mental pada anak (Olds, London, & Ladewing, 1996). Penderita sangat sangat mudah dikenali dengan adanya penampilan fisik yang menonjol berupa bentuk kepala yang relatif kecil dari normal (microchephaly) dengan bagian anteroposterior kepala mendatar. Pada bagian wajah biasanya tampak sela hidung yang datar, mulut yang mengecil dan lidah yang menonjol keluar (macroglossia). Seringkali mata menjadi sipit dengan sudut bagian tengah membentuk lipatan (epicanthal folds). Tanda klinis pada bagian tubuh lainnya berupa tangan yang pendek termasuk ruas jari-jarinya serta jarak antara jari pertama dan kedua baik pada tangan maupun kaki melebar. Sementara itu lapisan kulit biasanya tampak keriput (dermatoglyphics). Kelainan kromosom ini juga bisa menyebakan gangguan atau bahkan kerusakan pada sistim organ yang lain. Pada sistem pencernaan dapat ditemui kelainan berupa sumbatan pada esophagus (esophageal atresia) atau duodenum (duodenal atresia). Apabila anak sudah mengalami sumbatan pada organ-organ tersebut biasanya akan diikuti muntah-muntah. Pada bayi baru lahir kelainan dapat berupa Congenital Heart Disease. Kelainan ini yang biasanya berakibat fatal di mana bayi dapat meninggal dengan cepat. Pencegahan Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kromosom melalui amniocentesis bagi para ibu hamil terutama pada bulan-bulan awal kehamilan. Terlebih lagi ibu hamil yang pernah mempunyai anak dengan Down Syndrome atau mereka yang hamil di atas usia 40 tahun harus dengan hati-hati memantau perkembangan janinnya karena mereka memiliki resiko melahirkan anak dengan Down Syndrome lebih tinggi. Down Syndrome tidak bisa dicegah, karena merupakan kelainan yang disebabkan oleh kelainan jumlah kromosom. Jumlah kromosom 21 yang harusnya cuma 2 menjadi 3. Penyebabnya masih tidak diketahui pasti. Yang dapat disimpulkan sampai saat ini adalah makin tua usia ibu makin tinggi risiko untuk terjadinya Down Syndrom. Diagnosis dalam kandungan bisa dilakukan dengan analisis kromosom dengan cara pengambilan CVS (mengambil sedikit bagian janin pada plasenta) pada kehamilan 10-12 minggu) atau amniocentesis (pengambilan air ketuban) pada kehamilan 14-16 minggu. Pemeriksaan diagnostik Untuk mendeteksi adanya kelainan pada kromosom, ada beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan, antara lain: * Pemeriksaan fisik penderita * Pemeriksaan kromosom * Ultrasonography * ECG * Echocardiogram * Pemeriksaan darah (Percutaneus Umbilical Blood Sampling) Pengobatan Sampai saat ini belum ditemukan metode pengobatan yang paling efektif untuk mengatasi kelainan ini. Pada tahap perkembangannya, penderita Down Syndrome juga dapat mengalami kemunduran dari sistim penglihatan, pendengaran maupun kemampuan fisiknya mengingat tonus otot-otot yang lemah. Dengan demikian penderita harus mendapatkan support maupun informasi yang cukup serta kemudahan dalam menggunakan sarana atau fasilitas yang sesuai berkaitan dengan kemunduran perkembangan baik fisik maupun mentalnya. Pembedahan biasanya dilakukan pada penderita untuk mengoreksi adanya defek pada jantung, mengingat sebagian besar penderita lebih cepat meninggal dunia akibat adanya kelainan pada jantung tersebut. Popularity: 30% [?] No related posts. Share | Filed Under: Anak-anak • Referensi Tags: amniocentesis, anteroposterior, atresia, dermatoglyphics, down syndrome, macroglossia, microchephaly, mongolia, mongoloid, sindrom down No related posts. If you enjoyed this article, subscribe to receive more great content just like it. Subscribe via RSS Feed Comments (5) Trackback URL | Comments RSS Feed 1. dzaatil husni says: December 12, 2008 at 2:12 pm Assalamua’alaikum….Salam Sejahtera.. semoga bapak selalu dalam lindungan dan rahmat Tuhan YME. sebelumnya perkenankan saya untuk memperkenalkan diri, saya seorang perempuan yang saat ini sedang kuliah program doktor di sekolah pasca sarjana Univ Islam Negri Syarif Hidayatullah Ciputat (yang dulu lebih dikenal dengan sebutan IAIN). Membaca artikel bapak ini, saya jadi punya keinginan minta tolong sama bapak, karena saya sedang meneliti penanganan anak berkebutuhan khusus dalam dunia pendidikan, untuk kepentingan disertasi saya. Mungkin bapak bisa membantu saya yang sedang membutuhkan informasi buku-buku atau penelitian yang bermutu untuk saya baca dan teliti berkenaan dengan anak berkebutuhan khusus, yang dalam penelitian saya, saya batasi pada anak down syndrome dan autis. Saat ini saya hanya memiliki sedikit data tentang anak autisme, sedangkan untuk data down syndrome belum ada. yang saya dapatkan dari Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa (yang berkantor di fatmawati) tidak begitu memadai. Mungkin bapak ada informasi berharga yang bisa mempermudah saya mendapatkan data yang berkenaan dengan masalah ini. sebelum dan sesudahnya atas perhatian bapak saya ucapkan terima kasih. wassalam.. 2. abdul kasim says: January 4, 2009 at 8:56 pm Assallamua’laikum, wrb………. Saya orang tua seorang bayi berumur 10 bulan yang hingga samapi saat ini belum bisa bicara dan baru bisa tengkurap. Dokter bilang anak saya mengalami down syndrome. Perlu diketahui saat lahir di sesar karena posisi sungsang dan umur kami sekitar 40tahun. Pertanyaan saya bagaimana cara menangani anak yang mengalami gangguan down syndrome? terapi apa yang tepat dilakukan dan pengobatan yang bagaimana serta obat apa yang tepat dilakukan? Dimana tempat terapi penaganan secara tepat. mengingat kami tinggal di kota Samarinda Kalimantan Timur tidak ada tempat khusus penanganan anak mengalami down syndrome. sampai kapan penanaganan masalah tersebut. apakah down syndrome dapat sembuh seperti anak normal atau mendekati normal. berapa biaya penaganan masalah tersebut. terus terang kami termasuk keluarga ekonomi pas-pasan. Demikian yang kami sampaikan dan mohon informasinya. wassalam… 3. Djoko Purwanto says: August 26, 2009 at 7:50 am komunitas orang tua (support group) down syndrome di indonesia ISDI (Ikatan Sindroma Down Indonesia) http://www.isdijakarta.org/about2.html jalan cipaku 1 no 13, kebayoran baru, jakarta (021-7236591) POTADS (persatuan orang tua anak dengan down syndrome) jalan demuna 12, kompleks bri/cipete, jakarta selatan milis 4. moh ridwan noor says: September 21, 2009 at 4:58 pm Assallamua’laikum, wrb………. Saya orang tua seorang bayi berumur 4 bulan yang hingga samapi saat ini belum bisa bicara dan baru bisa tengkurap. Dokter bilang anak saya mengalami down syndrome. Perlu diketahui saat lahir normal tapi lahirnya di rangsang karna ketuban pecah duluan, umur kami 28 tahun. Pertanyaan saya bagaimana cara menangani anak yang mengalami gangguan down syndrome? terapi apa yang tepat dilakukan dan pengobatan yang bagaimana serta obat apa yang tepat dilakukan? Dimana tempat terapi penaganan secara tepat. mengingat kami tinggal di kota tasikmalaya tidak tahu tempat khusus penanganan anak mengalami down syndrome. sampai kapan penanaganan masalah tersebut. apakah down syndrome dapat sembuh seperti anak normal atau mendekati normal. berapa biaya penaganan masalah tersebut. terus terang kami termasuk keluarga ekonomi pas-pasan. Demikian yang kami sampaikan dan mohon informasinya. wassalam… 5. All About Down Syndrome – Psikologi says: March 28, 2010 at 11:16 pm […] All About Down Syndrome Mar.28, 2010 in Psikologi Down Syndrome […] Leave a Reply Click here to cancel reply. Name (required) Email (required) (will not be published) Website If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar. « Previous Post Next Post » * RSS Feed * Mulai Bisnis Anda Sekarang * Recent Posts o Cara Meningkatkan Kualitas ASI o Penyebab, Gejala & Pengobatan Penyakit Wasir atau Ambeien o Kesemutan Adalah Gejala Diabetes? o Trik Mengatasi Ejakulasi Dini o Gejala Diabetes * Popular Posts o Kiat Mengatasi Anak Susah Makan o Seputar Mimisan dan Tips Pencegahannya o Talasemia (Thalassemia) o Mengajar Anak Balita Membaca o Anak Flu Jangan Diberi Antibiotik * Peluang Usaha * * * * Useful Links CUMA ISI REKENING BANK, UANG LANGSUNG MENGALIR KE CUkup Dengan 1 langkah hasil jutaan Rupiah dicarik WOW ! MUDAH SEKALI MENDAPATKAN 1,5 JUTA DALAM 1 HR SYARAT BISA INTERNET DAN FACEBOOK, KLIK DISINI SKR INGIN MENDAPATKAN GAJI RP.28 JUTA/BULAN? SYARAT HA SYARAT BISA INTERNET DAN FACEBOOK, KLIK DISINI SKR SAYA MENGHASILKAN RP.5.544.442 DALAM SEHARI CUMA ISI REKENING BANK, UANG LANGSUNG MENGALIR KE Bisnis Sukses Anda disini Bisnis Sukses Anda disini BUKTIKAN ANDA JUGA BISA DAPAT HASIL Bisnis Sejahtera, Tanpa SUSAH Payah CUkup Gabung A DAPATKAN DOWNLINE BAGI PENDAFTAR SEKARANG Bisnis Sukses Anda Anda DICARIKAN Investor dan Pasti Sukses Tanpa BUAT Website tanpa Beli domai Hosting, cuku \”NEW\” Reliable income…1click One click.. otomatis kerja, hasil berlimpah, new s Www.CalonMilioner.Com Ubah 50.000 Jadi 2,5Jt/Hr Solusi Mudah Hasilkan Uang Lewat Internet-New Vers KumpulBlogger.com * Articles Sharing * Anak-anak * Bayi * Featured * Kehamilan * Perkawinan * Referensi * Seks * Uncategorized * Partners Telalinks Link Directory Situs-Indonesia.com Outranker LinkTradeExchange Direktori Indonesia – indonesian free listing directory Interlinkexchange LinkExchange WEB Directory Link Magic Education Partners * On this site: Free counter and web stats RankWidget.com 1,638,862 © Copyright House of Sulastowo: Portal keluarga menuju sehat dan bahagia 2010. All rights reserved. Informasi yang disediakan di House Of Sulastowo dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan informasi para anggota keluarga dan merupakan tambahan dari sumber-sumber lain. Untuk hal-hal yang berkaitan dengan medis, kami tekankan agar Anda berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter ataupun praktisi medis lainnya. House Of Sulastowo tidak bertanggung jawab atas akibat apa pun yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dari informasi, rekomendasi, prosedur, aksi ataupun penerapan obat-obatan oleh siapa pun pengunjung House Of Sulastowo.

logo * Beranda * Registrasi * Member Login * Kirim Artikel * Pasang Iklan Link * Tentang Kami Salah satu cara memecahkan masalah adalah jangan memulai dengan mempersoalkan bagaimana masalah itu terjadi, tetapi mulailah dengan bagaimana masalah tersebut dapat terselesaikan. 7 Tips Mempertahankan Konsumen Penulis: Penulis tanpa daftar / Diterbitkan: 01 Agustus 2009 / 9 komentar / Artikel Bisnis / 3,730 views Sponsor kami Ada 2 hal yang tidak dapat dipisahkan dalam aktivitas usaha, yaitu penjual dan pembeli yang satu dengan yang lainnya saling berinteraksi. Apapun jenis usaha yang kita jalankan baik bidang jasa maupun perdagangan tidak terlepas dari dua unsur tadi. Ada pepatah mengatakan bahwa konsumen adalah raja. Pepatah itu menurut saya masih relevan dengan kondisi sekarang atau bahkan bersifat universal. Penjual tidak akan bisa menjual kalau tidak ada konsumen, begitupun sebaliknya konsumen tidak akan dapat memenuhi segala keperluannya kalau tidak ada penjual. Menurut saya upaya mempertahankan konsumen jauh lebih sulit daripada mendapatkan konsumen baru. Setiap kegiatan usaha setiap orang akan berlomba-lomba mempertahankan konsumen dengan berbagai cara agar si konsumen tidak pindah menjadi pelanggan lain. Perlakukan konsumen sebagai raja lebih banyak dirasakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang jasa. Mari kita tengok bagaimana suatu bank, antara bank yang satu dengan bank yang lainnya berlomba-lomba memberikan pelayanan kepada nasabahnya dengan sebaik-baiknya. Mulai dengan dibukakan pintu masuk, ucapan selamat pagi pa.. bu, wajah petugas yang ramah penuh senyum sampai dengan hal-hal penawaran bantuan-bantuan lainnya. Kemudian kita tengok juga bagaimana perusahaan dealer mobil memberikan pelayanan, mulai dengan dibukakan pintu masuk dengan wajah yang ramah dari customer servis, diberikan berbagai penjelasan mengenai suatu produk yang ia jual, memberikan ucapan selamat sampai dengan diantarkannya kembali ke pintu keluar disaat si konsumen pulang. Trik-trik semacam itu mereka berupaya bagaimana merebut hati para customer untuk bisa menjadi mitra. Kalau mau bertahan hidup, itulah memang tuntutannya. Saya mempunyai pengalaman yang barangkali bisa bermanfaat bagi anda bagaimana mempertahankan kostumer. Begini, saya mempunyai usaha kecil yang dijalankan dari rumah sejak awal tahun 2001 dibidang rental komputer dan jasa pengetikan yang kemudian saya kembangkan dengan menambah jenis usaha berupa warnet, kursus komputer dan service komputer. Usaha kecil kecilan saya ini masih bertahan hidup sampai sekarang karena saya menerapkan konsep yang sepele, “Memberikan Pelayanan Yang Terbaik Buat Konsumen”. Bagi anda yang mempunyai kegiatan usaha yang sama seperti saya atau apapun usaha yang tengah anda jalankan, ada cara sederhana bagaimana mempertahankan kosumen agar selalu memberi uang kepada kita. Inilah tips untuk anda : 1. Sapalah konsumen dengan baik. Maksudnya adalah, ketika konsumen dateng ke tempat kita, sambutlah dengan senyum, sedapat mungkin ucapkan selamet pagi atau siang pa..bu. Point pertama sudah kita dapatkan berupa kesan “ramah”. 2. Tanyakan apa keperluannya. Kita harus pro aktif menanyakan terlebih dahulu apa keperluan konsumen dengan ucapan “ada yang perlu saya bantu?”. 3. Berikan kualitas terbaik. Setiap produk yang kita berikan harus yang terbaik. Jangan sekali-kali kita memberikan kepada konsumen asal asalan. Hal ini akan menciptakan kesan buruk bagi pelanggan terhadap produk yang kita jual. 4. Berikan harga yang wajar. Pada tingkat persaingan yang ketat harga suatu produk atau layanan sangat menentukan. Untuk membeli sesuatu konsumen biasanya memilih-milih tempat mana yang lebih murah. Berikan mereka dengan harga yang wajar tapi tetap dibarengi kualitas yang baik, basanya konsumen akan balik lagi ke tempat kita. 5. Tepati Janji. Upayakan setiap janji yang kita berikan kepada konsumen untuk selalu ditepati. Jangan sekali-kali kita memberikan janji kepada konsumen kalau memang kita tidak bisa memenuhinya. Hindari jangan sampai konsumen bolak balik ke tempat kita hanya karena janji yang tidak bisa kita tepati, waktu dan uang sudah mereka buang gara-gara janji kita yang tidak tepat. Konsumen akan kecewa dan pindah ke tempat lain. Ujung- ujungnya yang rugi kita sendiri, kehilangan konsumen. 6. Ciptakan kekeluargaan. Pada saat kita tengah memberikan pelayanan, jangan cenderung terfokus pada hasil penjualan akhir saja. Maksud saya, pada saat proses pemberian pelayanan berlangsung kita jangan bersikap monoton. Libatkan mereka dalam suatu obrolan yang ringan-ringan, misalnya menanyakan tempat tinggal atau bisa juga menanyakan tentang keluarga mereka. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan hubungan. 7. Ciptakan ikatan psikologis. Hal ini dapat dilakukan apabila kita sudah bisa menciptakan ikatan kekeluargaan dengan konsumen. Untuk menciptakan ikatan bathin saya lakukan dengan cara memberikan ucapan pada momen-monen tertentu, misalnya ucapan selamat ulang tahun, selamat hari raya dan sebagainya. Cukup dengan cara kirim sms. Kiat ini cukup ampuh karena konsumen merasa diperhatikan. Nah kalau ikatan bathin sudah terbentuk sulit bagi konsumen untuk pindah ke tempat lain. Tujuh tips itulah saya lakukan demi mempertahankan pelanggan. Konsep ini selalu dipertahankan karena saya mempunyai prinsip bahwa pelanggan adalah nyawa usaha saya. Sangat sederhana sekali tapi memang hasilnya cukup baik bagi usaha yang kecil ini bisa bertahan sampai dengan sekarang sekalipun diterpa krisis ekonomi. Nah bagaimana dengan anda?, barang kali punya pengalaman yang lebih bagus dari dari saya, mari kita berbagi pengalaman. Semoga bermanfaat. Krishna@2009 http://warunginfobisnis.blogspot.com Dikirim oleh: Krishna Tags iklan: aktivitas usaha, konsumen, tips mempertahankan konsumen 9 komentar tentang 7 Tips Mempertahankan Konsumen * TIPS MENGHADAPI INTERVIEW « TEA MORNING INFO 24 Nopember 2009 12:12 […] 7 Tips Mempertahankan Konsumen […] * septya 17 Januari 2010 20:12 tips nya bagus…. di tempat kerja saya, selalu menggunakan cara seperti itu sebelum saya baca tips ini,,.,, dan Alhamdulillah sampai sekarang saya betah kerja, bahkan kita sebagai karyawan sangat di hargai oleh atasan dan sesama teman kerja, dan sangat kekeluargaa. ayo tema2 yang punya usaha, jangan takut untuk menghadapi konsumen, ya,,,, memang sih kadang2 ada konsumen yang kadang bikin hati emosi.,… tapi itu lah yang namanya kerja kudu sabar apalagi bidang jasa…. thank’s y tipsnya salam kenal * Julianto Prasetyo 24 Januari 2010 15:50 betul banget, konsumen adalah raja.. sebisa mungkin jangan buat konsumen kecewa.. apalagi kalo bisnis kita jual jasa, kepuasan pelanggan adalah nomor satu. salam kenal, * fajrin 6 Februari 2010 00:54 Konsumen adalah raja… tapi g sedikit konsumen yang memang berniat ngerjain kita * donadzku 24 Februari 2010 13:22 trims nich infonya…sukses ya * networkrat 31 Mei 2010 06:35 Salam Kenal, Semoga Sukes…!!! * Yustina Dwi Any Carlita Dewi 1 Juni 2010 15:54 Makasih ya tips nya…oke banget…tambahan ya…tentang pelayanan: kalo dagangannya berupa barang (bukan jasa)..plus antar ke tempat tujuan (jika dekat tanpa ongkos kirim). * yusuf 4 Juni 2010 19:40 trimakasih sudah memunculkan tips ini, akan saya coba, mudah2an bisnis saya maju…..AMIN….. Mau Berkomentar ? Silahkan … Nama (harus diisi) Email (tidak akan dipublikasikan) (harus diisi) Website 7 + 10 × 8 = ? Artikel Dari Penulis * Makanan dan Olahraga Yang Baik Untuk Wanita Hamil * Mengenal SEO untuk mencari traffic * Mencari uang menggunakan media facebook * CACING MENJADIKAN MASALAH DI HEWAN * Homeostatis di Subconscious Mind, Si Penghambat Kesuksesan Tanpa Batas * Khasiat sarang walet * 7 Tips Mempertahankan Konsumen * cara mengatasi obesitas dan kanker * Bagaimana Memilihkan Sekolah Yang Tepat Untuk Anak Anda? * Bisnis Iklan Baris, Baguskah? 10 Artikel Terakhir * Makanan dan Olahraga Yang Baik Untuk Wanita Hamil * Khasiat Propolis Lebah * Bahaya efek dari Gigi Berlubang * Mengenal SEO untuk mencari traffic * Goji buah super rahasia awet muda dari pegunungan Himalaya * Mencari uang menggunakan media facebook * CACING MENJADIKAN MASALAH DI HEWAN * Homeostatis di Subconscious Mind, Si Penghambat Kesuksesan Tanpa Batas * Sepucuk Surat untuk Teroris * Khasiat sarang walet Baca Artikel di Email Kamu? Bisa! Kategori Artikel * Artikel Aneka * Artikel Binatang * Artikel Bisnis * Artikel Bisnis Online * Artikel Cerita Dewasa * Artikel Flora & Fauna * Artikel Forex * Artikel Kesehatan * Artikel Makanan * Artikel Olahraga * Artikel Search Engine Optimasi * Google Adsense * Mindset * Tips Kecerdasan Anak Sponsor kami Statistik Member: 995 orang Artikel: 93 artikel IKLAN LINK Tingkatkan Trafik & PageRank Anda Dgn Memasang Iklan Link Disini, Hanya Rp 30.000/Bulan! Link akan ditampilkan di setiap halaman. * Baju Muslim * Iklan Tanpa Daftar * Pasang Iklan * Saya Kaya, Saatnya Anda Sekarang Yang Kaya * Sukses menjadi jutawan lewat internet Copyright by © Artikel Direktori Online Indonesia 2008. Allright reserved. Iklan Baris Gratis – Iklan Gratis – Pasang Iklan Gratis – Iklan Baris Gratis